---- I CAN'T SEE YOU PART 1---
Malam itu aku bermimpi, melihatnya ada di ruangan. Dia
terlihat sedang menangis begitu juga ku lihat sekitarnya semua orang terlihat
terisak menangis lantas apa yang mereka lihat ?
…. Reina POV
Ruangan ini hampa tak ada siapapun kecuali aku dinding
dindingnya berwarna puthi,banyak lampu gantung yang menerangi ruangan ini dan
di ujung tempat aku berdiri terdapat sebuah cermin besar seukuran tubuhku, lalu
tak ada apapun lagi diruangan ini tak ada pintu,jendela atau apapun .aku hanya
sendiri disini. Tunggu dulu “aku ini siapa?” kataku heran. Tak ada siapapun di
sini hanya ada cermin itu saja , lalu aku berdiri didepan cermin itu , menatap
ke arah dimana bayangan ku berada. Saat itu aku mengenakan setelan yang serba
putih ,baju dan celana itu tak terasa nyaman di badan ku alias kebesaran dengan
ukuran tubuh ku . lalu aku terdiam dan berfikir “dimana aku?” dan kuperhatikan
sekelilingku tak ada petunjuk apapun karna ruangan ini tertutup sekali. Seperi
sebuah ruangan yang terisolasi dari dunia ini, dan tiba tiba “ apakah aku sudah
mati ?” pikir ku begitu. Lantas apa yang harus kulakukan disini .
Sepanjang waktu hanya ku lakukan untuk berfikir tentang
pertanyaan pertanyaan yang muncul difikiran ku tanpa menemukan jawabannya dan
bercermin. Bahkan aku tak tau berapa lama waktu yang dusah ku habiskan di
ruangan ini , apa yang harus aku lakukan adalah sebuah pertanyaan yang
menjengkelkan buatku.
…. (now)
“ udah cal, lo gak usah nangis lagi” ucap luke . “ ngga
luke , lo gak tau begitu bodohnya gue gak nyadarin apa yang selama ini dia
lakuin ke gue? Terus begitu gue tahu
sekarang keadaan kayak gini. Gue gak bakal ninggalin dia sekarang . kalo
kalian mau pulang,pulang sana biar gue
yang disini” bantah calum
Akhirnya luke,Ashton,Michael dan bryana pun pergi
meninggalkan calum dan perempuan itu .
… Calum POV
“Reina maaf .karna gue baru menyadarinya , gue pun baru
tahu kalau lo ada disini sejak 1 bulan yang lalu “gue berkata begitu sambil
menggenggam tangan reina , kulitnya putih dan halus namun terasa dingin ketika
bersentuhan dengan tangan gue. gue hanya bisa memandangnya bahkan gue ngomong
sendiri ,gak ada respon apapun . Ya gue tahu kalau dia lagu terbaring lemah dia
lagi berjuang untuk bertahan hidup . gue menatapnya lemas banyak sekali alat
bantu yang menempel di badannya .ya dia koma sejak satu bulan yang lalu. Gue
fikir ini semua salah diri gue sendiri
…Reina POV
Aku kembali bercermin berharap
sekarang ada petunjuk untuk semua pertanyaan ku tapi ketika aku bercermin tak
ada yang berubah. “ apa yang terjadi padaku sebelum aku disini ?” terlintas
lagi satu pertanyaan yang sudah jelas aku tak tahu jawabannya , kemudian aku
kembali ketempat awal aku duduk memikirkan apa yang terjadi padaku aku memejamkan
mataku untuk sesaat. Namun ketika aku memejamkan mata aku bisa melihat disana
ada sebuah pesta perayaan, aku menggunakan gaun putih cantik da nada sosok
laki-laki yang menunggu ku ,aku berjalan ke arah nya ,sesampai nya aku menepuk
bahunya ,dia berpaling ke arah ku dan aku terbangun dari lamunanku. Aku sontak
kaget dengan apa yang terjadi di ruangan ini .
“apa yang terjadi selama aku
melamun “ tiba tiba saja di ruangan ini terdapat beberapa pintu jika ku hitung
jumlah nya ada 42 pintu dan disetiap pintu tertulis angka-angka yang berurutan.
Aku berfikir angka itu menunjukan tanggal , itu sebuah petunjuk buat ku untuk
mengenali siapa aku yang sebenarnya. Aku menghampiri pintu yang bertuliskan
08/06/15 itu adalah angka paling muda yang ada di antara 41 pintu lainnya .
sebelum aku membukanya aku memejamkan
mata dan berdoa agar” apapun yang terjadi nanti semoga aku tidak mati lagi”
ketika aku membuka pintu itu tiba tiba saja aku berada di ruangan . yang
pertama kali kulihat adalah diriku sendiri sedang terbaring diatas kasur
“apa aku sedang tidur?” tanyaku
kepada diriku itu .tapi tak ada jawaban
Lalu aku melihat 4 orang yang
sedang menangis . mereka menangis kepadaku mereka menangis melihat keadaanku
.padahal aku hanya tertidur tapi mereka menangis . “ ah aku bisa gila ada
disini”lalu aku hanya bisa memperhatikan 4 orang itu yang sedang menangis dan
terkadang mereka berbicara satu sama lain.
…
“apa yang harus kita lakukan ash”
Tanya bryana “aku gak tahu hanya saja aku tak bisa membiarkan calum mengetahui
kalau reina sedang koma”ashton menjawab ragu
“calum tak perlu tahu hal ini,
bukankah kalau calum berada disini hanya membuat reina sedih? tak bisakah
kalian membiarkan reina tenang ,bahkan disaat seperti ini haruskah reina
menangis melihat calum datang berdua samaallin
Apa kurang lama buat reina memendam perasaannya selama 3 tahun ini?”ucap
Michael sambil terisak.
“gini saja , ini gue lakukan
untuk reina . gue bakal buat cal sadar kalo reina satu satunya cewek yang
peduli sama dia ,setelah itu baru beritahu calum bahwa reina lagi koma disini”usul
luke . “kita terkesan jahat kalo”jawab bryana. “oh justru engga, ini adalah
cara terbaik yang bisa kita lakukan buat reina. Lebih jahat mana calum yang
mengabaikan perasaan reina, bisa gue tebak bahkan cal gak nyadar kalau reina
suka sama dia ,walaupun reina tahu calum memilih allin sebagai pacarnya”balas
luke“ terus kita harus memulai dari mana” Tanya ashton

Tidak ada komentar:
Posting Komentar